Minggu, Februari 25
About

NET TV Hadirkan Aksi ‘Wonder Kid’ Indonesia Marselino Ferdinan di Liga Belgia

Pinterest LinkedIn Tumblr +

INI JOGJA, Jakarta — Perjalanan pesepakbola muda Indonesia, Marselino Ferdinan tampil di liga sepakbola Belgia bakal dihadirkan NET TV dalam laga Challenger Pro League.

Aksi Marselino Ferdinan bersama klub kasta kedua Liga Belgia, KMSK Deinze, bakal ditayangkan di NET lewat empat laga perdananya di bulan Agustus dan awal September 2023.

Laga tandang KMSK Deinze melawan klub Patro Eisden pada Minggu, 13 Agustus 2023, pukul 01.00 WIB di NET tentunya menjadi laga yang layak dinanti pencinta sepakbola nasional di Indonesia.

Menurut Surya Hadiwinata (Direktur NET), penampilan pesepakbola muda Indonesia Marselino Ferdinan dalam liga manca negara di NET tentu menjadi aksi yang dinanti Masyarakat Indonesia.

Gelar ‘Tradisi Budaya Kemerdekaan RI’ Lunpia Ci Me Me Murah Meriah

“Kehadiran laga perdana Marselino Ferdinan bersama klubnya di Liga Belgia tentunya menjadi harapan dan juga kado istimewa bagi pemirsa NET jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat perjuangan Marselino menanti aksi debutnya di liga resmi Belgia tentunya bakal didukung semangat nasionalisme penggemar sepakbola tanah air. Kami juga berharap kehadiran aksi Marselino dapat menginspirasi anak-anak muda Indonesia untuk mampu bersaing di level yang lebih tinggi mengharumkan nama bangsa”, ujar Surya Hadiwinata (Direktur NET) dalam rilisnya, Kamis (10/8/2023).

Selain laga KMSK Deinze melawan Patro Eisden, NET juga akan menyiarkan langsung pertandingan kandang klub dari Marselino Ferdinan tersebut menghadapi Oostende pada hari Minggu, 20 Agustus 2023, pukul 01.00 WIB. Dilanjutkan laga akhir bulan KMSK Deinze menantang tuan rumah klub Lommel yang akan tayang secara langsung di NET pada 27 Agustus 2023, pukul 01.00 WIB. Klub Lommel sempat menjadi finalis Piala Belgia dan masuk kompetisi Eropa Intertoto UEFA.

Kemudian di awal bulan, 3 September 2023, pukul 01.00 WIB, NET juga akan menyiarkan secara langsung laga kandang KMSK Deinze melawan klub FC Liege. Klub lawan KMSK Dienze di awal September ini juga sempat bermain di kompetisi Eropa menghadapi klub-klub terkenal seperti Benfica, Juventus, Werder Bremen, dan Atletico Madrid, bahkan sempat menjadi juara Piala Belgia pada tahun 1990.

Gofar Hilman hingga Sammy “Seringai” Ajak Para Pebisnis Muda Yogyakarta Gabung Superpreneur Meet Up

Merselino Ferdinan Philipus merupakan bintang muda Indonesia kelahiran Jakarta, 9 September 2004 (tahun ini berusia 19 tahun) yang mengawali karir profesionalnya di klub Persebaya Surabaya pada usia belia. Penampilan awalnya yang apik membuat Marselino meraih penghargaan sebagai pemain muda terbaik dan masuk dalam 60 talenta muda yang menjanjikan versi media Inggris, The Guardian.

Penampilan menarik Marselino kemudian membuatnya dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan dan tampil bersama Tim Nasional Indonesia, baik kelompok usia maupun senior. Bahkan Marselino Ferdinan bersama Timnas U-23 berhasil mempersembahkan medali emas Sea Games 2023 yang selama 23 tahun dirindukan pencinta sepakbola Indonesia.

Karir positif di Indonesia membuat sejumlah klub manca negara berminat mendapatkan tandatangan kontrak “Wonder Kid” Indonesia tersebut. Marselino Ferdinan kemudian memutuskan melanjutkan perjalanan karirnya di klub Belgia, KMSK (Koninklijke Maatschappij Sportkring) Deinze yang berbasis di Kota Deinze, Flanders Timur, Belgia. KMSK Deinze merupakan klub kasta kedua Belgia (Challenger Pro League) yang pada tahun 2020 naik kelas ke Divisi Kedua Belgia. Marselino Ferdinan direkrut KMSK Deinze pada deadline day bursa transfer musim dingin 2023 dan dikontrak selama 1,5 musim hingga 30 Juni 2024.

LPS : Indonesia Harus Lakukan Reformasi Sektor Keuangan

Kini, aksi Marselino Ferdinan di KMSK Deinze dapat disaksikan melalui siaran digital NET. Di Jabodetabek, pemirsa NET yang belum dapat menikmati program entertainment khas NET tersebut dapat melakukan scan ulang televisi digital atau Set Top Box-nya melalui kanal frekuensi digital 34 UHF dan 40 UHF.

Selain di Jabodetabek, pemirsa NET di daerahnya juga dapat menikmati konten-konten NET melalui scan frekuensi digital: Bandung (35 UHF), Semarang (39 UHF), Yogyakarta dan Solo (29 UHF), dan Surabaya (32 UHF). Pemirsa di luar Pulau Jawa juga dapat menikmati tayangan digital NET dengan melakukan scan frekuensi digital: Medan (30 UHF), Pelambang (29 UHF), Makassar (28 UHF), Denpasar (30 UHF), dan Banjarmasin (31 UHF).

“Pencarian siaran digital NET maupun siaran digital televisi lainnya pada prinsipnya cukup sederhana. Bila masyarakat sudah memiliki televisi dengan fitur televisi digital, maka cukup sambungkan kabel antena luar rumah ke televisinya. Setelah itu, gunakan tombol menu pada remote televisinya untuk memilih fitur TV. Kemudian, lakukan pencarian secara otomatis pada menu pencarian hingga selesai mendapatkan tayangan berkualitas NET”, tambah Rachmadi Makmur (VP Services NET).

Difungsikan Kembali, Terowongan Stasiun Yogya Dihiasi Instalasi Sejarah Perkeretaapian

Bila menggunakan perangkat Set Top Box (STB), tayangan NET juga dapat diperoleh dengan mudah setelah menghubungan STB ke pesawat televisi dengan kabel HDMI.

“Pemirsa dapat memilih fitur input HDMI yang ada pada layar televisi dengan menggunakan remote TV. Lalu, gunakan remote STB dan tombol menunya untuk melakukan pencarian siaran digital. Pilih fitur instalasi pada layar televisi pemirsa, dan lakukan pencarian secara otomotis hingga selesai, serta aktifkan LCN (Logical Channel Number). Lakukan pencarian otomatis hingga lengkap dan sesuaikan arah antena luar rumah agar mendapatkan gambar dan suara terbaik dari konten NET”, pungkas Rachmadi Makmur. ***

Share.

About Author

Leave A Reply