INI JOGJA – Atmosfer kompetisi Campus League 2026 – Basketball Regional Jogja Season 1 mencapai titik puncak setelah berlangsung selama sepekan, 30 April hingga 7 Mei 2026, di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman. Persaingan yang ketat sejak fase grup hingga semifinal akhirnya mengerucut pada dominasi tim-tim asal Jawa Tengah yang berhasil melaju ke partai final.
Sebanyak 13 tim putra dan 8 tim putri dari 14 perguruan tinggi ambil bagian dalam turnamen ini. Mereka datang dari berbagai kota seperti Yogyakarta, Semarang, Salatiga, Surakarta, hingga Sukoharjo. Sejumlah kampus ternama turut meramaikan ajang ini, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Semarang (USM), Soegijapranata Catholic University (SCU), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), hingga Universitas Ahmad Dahlan.
Didukung oleh Polytron dan Bayan Peduli, gelaran ini tak hanya menyuguhkan pertandingan menarik, tetapi juga menghadirkan talenta-talenta potensial. Dua pemain putri bahkan mendapat panggilan membela Timnas Basket Indonesia, yakni Erinindita Prias Madafa dari SCU dan Lidwina Ruth Rianti Dwi Saputri dari UKSW.
Baca Juga : JNE Content Competition 2026: Menguji Karya Tanpa Nama, Menjaga Kreativitas Tetap Jujur
Di sektor putri, SCU tampil sangat dominan saat menyingkirkan Universitas Dian Nuswantoro dengan skor mencolok 84-23 di babak semifinal. Kemenangan tersebut mengantarkan mereka ke final untuk menghadapi UKSW yang sebelumnya sukses mengalahkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan skor 66-48.
Performa cemerlang ditunjukkan Angeliki Charchangeli dari UKSW yang mencetak 30 poin. Ia menyebut keberhasilan timnya tak lepas dari disiplin menjalankan strategi, komunikasi yang solid, serta kekompakan antar pemain sepanjang pertandingan.
Keberhasilan UKSW juga terjadi di sektor putra. Mereka memastikan tiket final setelah mengalahkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan skor telak 92-39. Di partai puncak, UKSW akan berhadapan dengan Universitas Semarang (USM) yang melaju usai mengalahkan Universitas Ahmad Dahlan dengan skor 84-35.
Rendy Arafat menjadi sosok penting di balik kemenangan USM dengan kontribusi 20 poin dan 18 rebound. Meski tampil meyakinkan, ia menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak evaluasi demi mencapai target juara. Pelatih USM, R. Aztama Valiantda P, juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik pemain jelang final, mengingat pertemuan dengan UKSW kerap berlangsung sengit.
Baca Juga : Mengapa Sekolah Perlu Layanan Psikologi? Ini Jawaban dari AYWS
Campus League sendiri merupakan kompetisi olahraga mahasiswa tingkat nasional yang berdiri sejak 18 Agustus 2025 dengan mengusung nilai Athleticism, Academics, dan Affinity. Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkembang, tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam membangun karakter dan jejaring.
Usai seri Yogyakarta, Campus League 2026 – Basketball Season 1 akan melanjutkan perjalanannya ke Samarinda (8–15 Mei), Bandung (16–23 Mei), dan Jakarta (24 Mei–1 Juni). Seluruh juara regional nantinya akan bertemu dalam babak The Nationals yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 6–13 Juni 2026. (Dhani)
