INI JOGJA – Pramuka MAN 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Lomba Pelestari Lingkungan Hidup dan Adaptasi Perubahan Iklim yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta. Lomba ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025, dengan tujuan meningkatkan peran anggota Gerakan Pramuka dalam aksi pelestarian lingkungan serta mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Lomba yang berlangsung dari 16 Juni hingga 15 Juli 2025 ini menghadirkan beragam kategori, antara lain Lomba Karya Tulis Ilmiah, Video Pendek, dan Cipta Puisi. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Pramuka dari berbagai jenjang, mulai dari Penegak, Pandega, hingga anggota dewasa. Selama sebulan penuh, para peserta berkompetisi tidak hanya menunjukkan kreativitas dan keilmuan, tetapi juga menekankan penerapan ide-ide konkret untuk pelestarian lingkungan dan adaptasi perubahan iklim di masyarakat.
Hasil lomba diumumkan pada Apel Besar Hari Pramuka Tingkat Daerah 2025 di Lapangan Trirenggo, Bantul, Kamis (21/8/2025) silam. Pramuka MAN 1 Yogyakarta berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus. Prestasi itu diraih oleh Kak Siti Baroroh, S.Si., yang meraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah kategori Anggota Dewasa. Sementara itu, Kak Nabielah Nihlatul Maula memperoleh Juara Harapan 2 Lomba Karya Tulis kategori Penegak/Pandega. Tidak kalah membanggakan, tim video Pramuka MAN 1 Yogyakarta yang terdiri atas Kak Muhammad Fakhri Al Farras, Kak Gian Andre Brilian Faustina, Kak Aisyah, Kak Raudyatuzzahra, Kak Unaisah, Kak Nabielah Nihlatul Maula, dan Kak Mufiidah Sendang Banyu Bening berhasil meraih Juara Harapan 2 Lomba Video Pendek.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd. “Prestasi ini bukan sekadar bukti kerja keras para murid, tetapi juga cerminan dari semangat kebersamaan, kreativitas, dan budaya unggul yang terus kita bangun di MAN 1 Yogyakarta. Saya bangga melihat generasi muda kita tampil percaya diri, berintegritas, dan membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.
Baca Juga : Novandika, Ketua OSIS MAN 1 Yogyakarta Raih Juara di Ajang Future Leaders Camp
Tidak hanya kepala madrasah, para pembimbing juga memberikan catatan penting terkait persiapan lomba. Menurut Kak Siti Baroroh, persiapan membutuhkan dedikasi tinggi, mulai dari riset ilmiah hingga penyusunan naskah karya tulis yang sistematis dan sesuai dengan tema lingkungan hidup. Begitu pula tim video yang harus melewati proses panjang, mulai dari perencanaan konsep, pengambilan gambar, hingga editing, agar hasil karya dapat menyampaikan pesan lingkungan dengan jelas dan menarik.
Salah satu anggota tim video, Kak Mufiidah Sendang Banyu Bening, menyampaikan kesan pribadinya setelah mengikuti lomba. “Saya merasa senang dan antusias mengikuti lomba ini karena selain menyenangkan, juga memberikan pengalaman baru. Selama proses pembuatan karya, saya bertemu banyak orang hebat sehingga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang tidak hanya dipelajari di sekolah, seperti kemampuan bersosialisasi dan bekerja dalam tim,” katanya.
Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga sarana edukasi bagi anggota Pramuka dalam memahami isu lingkungan, mencari solusi inovatif, dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam pelestarian alam. Prestasi yang diraih Pramuka MAN 1 Yogyakarta diharapkan dapat memacu anggota lain untuk terus aktif berinovasi, memperluas wawasan, serta menunjukkan bahwa generasi muda mampu memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan.
Dengan keberhasilan ini, Pramuka MAN 1 Yogyakarta kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu madrasah yang konsisten dalam mengembangkan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial siswanya. Tiga kejuaraan yang dibawa pulang menjadi bukti bahwa kerja keras, kolaborasi, dan semangat juang tidak pernah mengkhianati hasil. (Chaidir)