INI JOGJA – Di balik layar dunia digital yang semakin padat, ada ribuan anak bangsa yang diam-diam menciptakan karya penuh makna. Mereka bukan selebritas, bukan tokoh besar—melainkan pelajar, jurnalis, karyawan, bahkan warga dari pelosok negeri yang menjadikan tulisan, foto, video, dan desain sebagai cara mereka bercerita.
Pada Rabu, 30 Juli 2025, semua kisah itu tumpah ruah dalam satu momen istimewa yaitu malam puncak penghargaan JNE Content Competition 2025 di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan. Lebih dari sekadar lomba, inilah panggung apresiasi untuk mereka yang mampu menyulap pengalaman sederhana menjadi inspirasi luar biasa.
Tahun ini, kompetisi yang telah berjalan sejak 2011 itu berhasil menjaring 3.952 karya dari seluruh penjuru negeri. Jumlah yang bukan hanya mencerminkan semangat, tapi juga menyuarakan bahwa kreativitas hidup di setiap sudut Indonesia. Dari pelajar SMK di Kediri, jurnalis dari Solo, hingga karyawan di Sumenep—semuanya hadir dan mendapat tempat yang sama. Momen ini pun menjadi pengingat bahwa siapa pun, dari latar belakang apa pun, bisa berkarya dan membawa perubahan. Apalagi saat salah satu pemenangnya bahkan mendapatkan hadiah tak terduga: keberangkatan umrah berkat sebuah tulisan yang menyentuh hati.
Baca Juga : 620 Rumah Direnovasi Sejak 2022, RSLH PT Djarum Sentuh Hidup Ribuan Warga
Dipandu oleh MC Ario Astungkoro, acara berlangsung hangat dan penuh semangat. Hadir dalam kesempatan tersebut Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto, SVP Marketing Group Head JNE Eri Palgunadi, jajaran manajemen, para pemenang, serta dewan juri JNE Content Competition 2025.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2011, kompetisi ini telah menjadi bagian penting dari upaya JNE untuk mendorong tumbuhnya generasi kreatif di Indonesia. Memasuki penyelenggaraan ke-12 dan bertepatan dengan peringatan 34 tahun JNE, tema “Inspirasi Tanpa Batas” diangkat sebagai cerminan semangat bahwa kreativitas tidak terhalang ruang dan waktu. Karya-karya yang terlahir dari kompetisi ini menjadi bukti bahwa inspirasi bisa muncul dari kisah paling sederhana dan memberi dampak besar bagi banyak orang.
Sebelas dewan juri dari berbagai kategori turut hadir secara langsung, di antaranya Martha Suherman (Juri Foto Nasional), Rio Purba (Desain), Anggun Adi P atau Goenrock (Video), dan Maman Suherman (Tulisan). Juri lainnya bergabung secara daring dari berbagai wilayah, seperti Farida Putra Sini (Sumatra), Tri Joko Her Riadi (Jawa Barat), Amir Machmud (Jateng & DIY), Imron Mawardi (Bali, NTB, NTT), Nina Soraya (Kalimantan), serta Akhmad Sudirman Kambie (Sulawesi, Maluku, Papua).
Maman Suherman, juri kategori writing nasional, menyampaikan rasa kagumnya terhadap karya-karya peserta, “Melihat karya yang masuk, saya makin yakin bahwa talenta kreatif di negeri ini tidak pernah habis. Tema ‘Inspirasi Tanpa Batas’ benar-benar diterjemahkan dengan apik oleh para peserta. Kisah-kisah sederhana justru menjelma jadi inspirasi luar biasa.”
Baca Juga : EIGERIAN Yogyakarta: Menyatukan Energi Komunitas di Kota Pelajar
Salah satu momen paling mengharukan datang dari Irawan Sapto Adhi, jurnalis Kompas.com asal Solo, yang tidak hanya menjadi Juara 1 untuk kategori Jurnalis Regional Jateng & DIY, tetapi juga berhasil meraih gelar “Best of The Best” JNE Content Competition 2025. Ia berhak mendapatkan hadiah keberangkatan umrah dari JNE. “Ini rezeki yang luar biasa. Saya menulis tentang layanan JNE yang inspiratif, dan karya itu membawa saya ke titik ini. Terima kasih JNE atas apresiasi ini. Saya semakin semangat untuk terus menulis,” ujar Irawan dengan haru.
Cerita membanggakan juga datang dari Angger Abhista Yuma Abhinaya Putra Gunawan, siswa SMK Negeri 1 Ngasem, Kediri, Jawa Timur, yang meraih Juara 2 kategori Video Mahasiswa. “Senang sekali karya tim kami diapresiasi. Ini jadi langkah awal bagi Tim Creative Perfilman SMKN 1 Ngasem untuk terus berkarya,” ujarnya penuh semangat.
Tak kalah menginspirasi, Aqil Husein Almanuri dari JNE Sumenep, Surabaya, berhasil menyabet Juara 1 kategori Writing Karyawan. Ia datang langsung ke Jakarta untuk menerima penghargaan. “Tidak menyangka bisa juara dan hadir langsung di acara penganugerahan ini. Kompetisi ini benar-benar menyemangati saya untuk terus menulis dan berbagi cerita. Terima kasih JNE atas kesempatan ini,” tutur Aqil.
Acara puncak ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan juga wujud nyata dukungan JNE terhadap dunia kreatif Tanah Air. Kompetisi ini membuktikan bahwa setiap orang, dari berbagai latar belakang, memiliki potensi untuk menginspirasi dan memberi kontribusi bagi bangsa.
Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menutup acara dengan penuh optimisme, “Kami bangga melihat semangat dan kualitas karya yang terus meningkat dari tahun ke tahun. JNE Content Competition adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung industri kreatif Indonesia. Kami percaya setiap individu punya potensi untuk berinovasi, dan JNE ingin menjadi jembatan yang membantu mereka mewujudkan inspirasi menjadi karya nyata.” (Chaidir)